(Si Bolang) Edisi Body Language


Tidak apa-apa bukan berarti tidak terjadi apa-apa, mulut memang mengatakan demikian tapi bagaimana ekspresi, sikap, dan wajah?
Mulut? Apa yang anda pikirkan tentang kegunaan benda ini?  benar. Salah satu fungsi  Mulut adalah alat untuk kita berbicara. Alat untuk berkomunikasi. Alat untuk menyampaikan pesan. Salah satu alat yang paling canggih yang dimilki oleh manusia untuk mengekspresikan lewat kata-kata. Tetapi pernahkah anda berpikir kalau ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyampaikan pesan, apalagi dengan dukungan era globalisasi ini, dimana orang mulai menggunakan alat-alat lain untuk berbiacara atau berkomunikasi, misalnya saja handphone, Surel, dan masih banyak lagi lainnya.
Manusia ditakdirkan untuk menjadi mahluk sosial. Manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia hidup bermasyarakat. Oleh karena itu manusia perlu berkomunikasi terhadap sesama individu lainnya. Menurut KBBI komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Definisi lain dari komunikasi berarti menyebarkan atau memberitahukan informasi kepada pihak lain guna mendapatkan pengertian yang sama. Komunikasi pula memiliki beberapa unsur komponen dasar diantaranya 1) pengirim pesan 2) pesan 3)saluran atau media 4) penerima pesan 5) balikan (muhammad, 2002). Komunikasi memiliki beberapa jenis diantaranya ada komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Definisi sederhana komunikasi verbal adalah komunikasi dengan kata-kata atau secara lisan. Sedangkan  definisi harfiah Komunikasi verbal adalah komunikasi tanpa kata merupakan suatu penyederhanaan berlebihan (oversimplification), karena kata yang berbentuk tulisan dianggap “verbal” meskipun tidak memiliki unsur suara. Dalam komunikasi nonverbal terdapat upaya membangun sebuah komunikasi yang efektif tidak terlepas dari kemampuan seseorang memahami isyarat non-verbal. beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangankan untuk memahami komunikasi non verbal terdiri dari kontak mata, ekspresi wajah, jabatan tangan, dan bahasa tubuh.
Bahasa tubuh (body language) menurut Alo Liliweri  dalam buku “komunikasi  verbal  dan non verbal” menjelaskan bahwa bahasa  tubuh  adalah  gerakan  tubuh yang  merupakan   sebagian  perilaku  non verbal (termasuk yang anda miliki) dapat disampaikan melalui simbol komunikasi kepada orang lain. Bayangkan saja berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata. Karena dalam interaksi kebanyakan melibatkan pengucapan kata-kata. Bahasa tanpa kata-kata ini juga sama pentingnya. Kita berkomunikasi melalui pakaian, sikap, ekspresi wajah, kontak mata, gerakan tangan, lengan dan kaki, ketegangan tubuh, jarak yang renggang, sentuhan, suara (nada, kecepatan, dan penekanan suara).
Sejarah Singkat Tentang Bahasa Tubuh, Selama berabad-abad, penulis-penulis besar seperti  Shakespeare,  telah mengetahui  bahwa  sikap   dan  gerakan  tubuh  mencerminkan  suasana  hati.  Pada  cerita “Malam Kedua-belas”, Malviolo,  pelayan  Olivia,  membuat  dirinya konyol dengan mengenakan ikat kaos kaki kuning dan bertingkah laku aneh. Tetapi tidak ada penelitian yang teratur  tentang bahasa  tubuh  sampai tahun  1960-an. Lalu  seorang  ahli psikologi Amerika Paul Elkman meneliti bagaimana kemampuan kita membaca pesan-pesan tanpa kata  dari wajah-wajah orang.  Seorang  ahli psikologi  Ingggris  Michael  Argyle,  dari Universitas Oxford, mempelajari bahasa tubuh jenis lain yaitu gerak isyarat tubuh, sejauh mana kita menjadi  akrab  dengan  seseorang jika kita menyentuh  seseorang  dan  dimana kita  melakukannya. Argyle dan  Elkman keduanya  menekankan  bahwa  bahasa  tubuh adalah  sungguh-sungguh  sebuah bahasa. Anda tidak dapat melihat  suatu gerakan tubuh secara tersendiri.
Bentuk dan tipe umum  dari bahasa tubuh menurut Beliak dan Baker  (1981) ada tiga yakni (1) kontak mata, (2) ekspresi wajah, (3) gerakan anggota tubuh. Kontak mata sangat menentukan kebutuhan psikologis dan membantu ita  memantau efek  komunikasi antar  pribadi. Misalnya pandangan yang sayu, cemas, takut, terharu, dapat mewarnai  latar  belakang psikologis. Kontak mata sebagai simbol komunikasi non verbal mempengaruhi perilaku, kepercayaan dalam berkomunikasi. Ekspresi wajah meliputi pengaruh raut  wajah yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara emosional atau bereaksi terhadap suatu pesan. Wajah setiap orang selalu menyatakan hati dan perasaannya. Wajah ibarat cermin dari pikiran, dan perasaan. Melalui wajah orang juga bisa membaca makna suatu pesan. Gestures merupakan bentuk perilaku non verbal pada gerakan tangan, bahu, jari- jari. Kita  sering menggunakan  gerakan  anggota tubuh  secara  sadar  maupun tidak  sadar untuk  menekankan  suatu  pesan. Penggunaan Gerakan Tubuh dipergunakan dalam komunikasi non verbal. Tanpa diobservasi sekalipun, ternyata setiap gerakan tubuh    mengkomunikasikan fungsi  tertentu.   Ekman dan Friesen mengkategorikannya sebagai emblem, illustrator, affect display, regulator, adaptor.
Emblem  merupakan  terjemahan  pesan  non verbal  yang melukiskan  suatu  makna bagi   suatu  kelompok   sosial. Tanda  V menunjukkan   suatu   tanda   kekuatan   dan kemenangan yang biasanya dipakai dalam kampanye presiden di Amerika Serikat, Atau di Indonesia dipakai untuk menunjukkan kemenangan Golkar. Emblem harus dipelajari melalui  proses  yang  mungkin  saja  merupakan  bentuk  lain  dari  arbitrary,  iconic  dalam perlambangan saja . Ilustrator  merupakan tanda-tanda    nonverbal  dalam komunikasi.  Tanda   ini merupakan gerakan anggota tubuh yang menjelaskan atau menunjukkan contoh sesuatu. Ada 8 bentuk ilustrator yang perlu diperhatikan 1) Batons merupakan  suatu  gerakan  yang  menunjukkan  suatu  tekanan  tertentu  pada  suatu pesan yang disampaikan. 2) Ideographs  adalah gerakan yang membuat peta atau mengarahkan pikiran. Dengan demikian penampilan  wajah sangat   bergantung    terhadap   orang   yang menanggapi atau menafsirkannya.  Ekspresi   wajah   dari budaya   yang   satu  dengan budaya   yang lain memang berbeda. 3) Deitic Movements adalah gerakan untuk menunjukan sesuatu. 4) Apatial Movements adalah gerakan yang melukiskan besar atau kecilnya ruangan . 5) Kinetographs adalah gerakan yang menggambarkan tindakan fisik .6) Rhytmic Movements adalah gerakan yang menunjukkan suatu irama tertentu. 7) Pictographs adalah gerakan yang menggambarkan sesuatu di udara. 8) Emblematic Movements adalah gerakan yang menggambarkan suatu pernyataan verbal tertentu.
Adaptor  merupakan  gerakan  anggota tubuh  yang bersifat  spesifik. Pada mulanya gerakan ini berfungsi  untuk  menyebarkan atau  membagi ketegangan anggota tubuh, misalnya meliuk-liukan tubuh, memulas tubuh, menggaruk kepala, loncatan kaki.  Ada beberapa jenis  adaptor  yaitu  (a) self  adaptor  misalnya menggaruk  kepala untuk  menunjukkan  kebingungan,(b)  alter adaptors gerakan adaptor  yang  diarahkan kepada  orang  lain,  mengusap-usap  kepala  orang  lain  sebagai  tanda  kasih  sayang, (c) obyek adaptor adalah gerakan adaptor yang diarahkan kepada obyek tertentu. Gerakan  adaptor  sebenarnya  gerakan  seseorang  yang  menggambarkan  perilaku ikonik dan intrinsik yang kadang-kadang secara sadar dilakukan terhadap dirinya sendiri kecuali   untuk   orang   lain  maka   adaptor   bertujuan   menumbuhkan   interaksi  dan komunikasi.
Regulator adalah gerakan yang berfungsi mengarahkan, mengawasi, mengkoordinasi interaksi dengan seksama. Sebagai contoh, kita menggunkan kontak mata sebagai tanda untuk  memperhatikan orang  lain  yang  sedang  berbicara  dan  mendengarkan  orang  lain. Regulator  merupakan tanda  utama yang   bersifat  interaktif, bentuknya  ikonik   dan intrinsik.
Affect Display, Perilaku affect display selalu menggambarkan perasaan dan emosi. Wajah merupakan media yang paling  digunakan  untuk menunjukkan reaksi  terhadap pesan yang   direspon.  Bentuk  affect  display  bersifat  intrinsik  yang   digunakan  untuk  fungsi interaktif dan informative. 
Bahasa tubuh pada dasarnya  penyampaian pesan  dengan menggunakan tubuh kita  sendiri  sebagai penyampai  pesannya diluar mulut kita. Menurut penelitian pertama yang dilakukan oleh Prof. Albert Mehrabian, dari Universitas Los Angeles (UCLA). Beliau meneliti kekuatan relatif dari pesan verbal dan non verbal dalam berbagai pertemuan tatap muka dan kemudian menemukan sebuah model komunikasi yang tahan terhadap uji waktu. Penelitian tersebut mengungkap tiga elemen dasar yang terdapat dalam sebuah pesan dalam setiap komunikasi, bahasa tubuh, suara dan kata-kata. Mehrabian menciptakan rumus 55, 38 dan 7 yang terkenal yang mengungkap bahwa 55 % makna dalam setiap pesan berasal dari bahasa tubuh visual (gerakan, sikap, ekspresi, dan wajah). persentase 33 % makna dalam setiap pesan berasal dari elemen nonverbal dari perkataan (vokal) atau dengan kata lain, cara bagaimana kata-kata tersebut diucapkan melalui nada, pola, dan kecepatan suara. Persentase 7 % makna tersebut berasal dari kata-kata yang sebenarnya (isi).
Temuan ini menghasilkan sebuah kesimpulan yang mengejutkan bahwa sebanyak 93 % dari seluruh pesan kita disampaikan melalui bahasa tubuh (termasuk suara). Oleh karena itu kita bahasa tubuh sangat berguna untuk kita. Baik berupa pengetahuan maupun pengaplikasiannya.

Daftar Pustaka
Borg James. 2009. Bahasa Tubuh. Alih Bahasa Hamid Abdul. Jogjakarta: Diva Press
Setianti Yanti. 2007. “Bahasa Tubuh Sebagai Komunikasi Non Verbal”. Makalah Ilmiah, Universitas Padjajaran Fakultas Ilmu Komunikasi, Jatinangor
Zulkarnain Wildan. 2013. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara

Penulis 
Nurhayati , mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah semester tiga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.
Email : nurrhayati2411@gmail.com  blog: enengnurhayatii.blogspot.com
FB : Eneng Nurhayati
Twitter : @Nurhayati95






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar