kepada saya yang terbangun karena rutinitas tiap harinya. Kali ini hari harimu berbeda. Seakan duniamu terhenti, dimulai dari notif wa yang tidak seramai biasnaya, tidak ada bunyi alarm pagi, tidak ada satupun yang mengabarimu. Tidak ada yang kau kerjakan. Tapi bukan berarti tidak punya harapan. Hanya kadang kita harus berhenti sejenak untuk mendapat sesuatu yang lebih baik. Harus berhenti sejenak untuk lari lebih cepat dari pada yang lain. Bahkan dalam solat pun untuk menjadi khusyuk kita harus tuma'ninah atau berhenti sejenak.
Maafkanlah soal dunia, tentang teman dekat yang tidak membantu, tentang lingkungan yang toxic, hari ini hidupmu sudah jauh lebih baik. Besok harapanmu tiba. Orang tuamu akan bangga. Ibumu akan tersenyum dan berkata " lihat, itu anakku masuk tv dan masuk youtube, dia anakku yg gigih". Kamu tidak perlu lingkungan yang baik untuk progressmu hanya perlu sedikit magic dari Tuhan dan ibumu sebagai support systemmu.
Walaupun lingkungan menyerangmu, tapi Tuhan, ibumu, dan semesta ini mendukungmu, kamu tidak perlu takut, sakit hati dan kecewa atas apa yang terjadi dihidupmu. Hanya perlu bersabar sedikit, lalu woooosh semuanya yang kamu inginkan akan datang.
Besok kamu dapat kerja sesuai kemauanmu. Penghasilanmu banyak. Kamu tidak perlu malu akan ini. Ini memang diciptakan untukmu, kegagalanmu kemarin hanya jadi histori kamu, sudah dibayar tuntas dengan kesuksesannya saat ini. Gajimu sekarang yang jauh lebih besar, penghasilan tambahanmu yang 100 juta setiap bulan, rumahmu, mobilmu,usahamu semuanya maju, walaupun orang lain tidak tolong kamu, tapi Tuhan, Doa Ibumu, dan semesta ini semua mendoakanmu dan mewujudkan mimpimu. Aamiin dan aku berterimakasih dan bersyukur untuk itu.





