Indonesia, Negeri Permata
Dibangun dengan darah-darah para gerilya
Dengan peluh-peluh para satria
Sampai merah putih berkibar anggun
di lazuardi
Bak delima memerah di padang hijau
ini
Tapi, kenapa?
Kenapa ada tangan bagai tangan dewa
Tangan memberi tapi hipokrit
Kami malu pada darah gerilya
Yang bertahun berjuang
Hingga darah meruah-ruah bagai
sungai merah
Andai kelurusan hati tertanam di
negeri
Bangsa ini, pastilah jadi emas
berpeti-peti
Pancasila pastilah menjadi yang
paling sakti
Garudapun terbang meninggi
Andai tak menemukan para hipokrit
Dan mengubahnya menjadi pancasilais
yang bangkit
Indonesia kita punya, takkan sakit
Dan Berjaya hingga namanya
melangit-langit
Note : sebenernya puisi ini untuk lomba tapi karena telat ngumpulin jadi gini dehhhh







0 komentar:
Posting Komentar