Doa Doa

 Doa Memohon Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat

"Allahumma innaa nas-aluka salamatan fiddiin wa'aafiyatan filjasad waziyaadatan fil'ilm wabarakatan firrizq wataubatan qablal maut warahmatan 'indalmaut wamaghfiratan ba'dalmaut. Allahumma hawwin 'alaynaa fii sakaraatil maut wannajaata minannaar wal'afwa 'indalkhisaab."

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, keberkahan rezeki, limpahan ilmu, tobat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut, Mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab”.

Doa agar Keluarga Selalu Diberikan Ketenangan

"Allahumma innii as-aluka nafsan bika muthmainnatan tu'minu biliqaaika watardha biqadhaaika wataqna'u bi'athaaika."

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang percaya dengan pertemuan dengan-Mu dan menerima apa yang menjadi anugerah-Mu dan rela terhadap ketentuan-Mu“.

Doa Agar Keluarga Senantiasa Rajin Beribadah

"Rabbij'alnii muqiimasshalaati wamin dzurriyyatii rabbanaa wataqabbal du'aa'"

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang tetap mendirikan salat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Quotes Islami

-  Al ‘ilmu bi ta’allum wal barakah bil khidmah. Ilmu diperoleh dengan belajar, keberkahan ilmu diperoleh dengan khidmah.

- Adapun dalam pembukaan Murojaah Ammah di Putri, KH. Khoiri Husni berpesan tentang kunci sukses dalam ujian, baik ujian selama masa pendidikan maupun ujian kehidupan “Kunci sukses di dalam keidupan ada 3, yaitu bertaubat kepada Allah, Sholawat kepada Rasul SAW. dan selalu berdzikir kepada Allah. karena jika kita selalu mengingat Allah, maka hati kita akan tentram dan semua urusan insyaAllah dimudahkan.”

-Khidmah ada tiga macam. Khidmah pertama adalah khidmah bi nafs, yaitu khidmah dengan fisik atau tenaga. Khidmah ini bisa dilakukan dengan hal-hal kecil seperti merapikan sandal guru agar guru mudah memakai sandalnya kembali, mencuci kendaraan guru, atau membantu pekerjaan rumah guru. Para santri di pesantren-pesantren salafiyyah dapat menjadi contoh dalam khidmah jenis ini.  Khidmah kedua adalah khidmah bil maal, yaitu khidmah dengan hartaKhidmah dengan harta mungkin belum dapat dilakukan oleh murid sebab belum berpenghasilan. Khidmah dengan harta ini dapat dilakukan kelak jika murid memiliki penghasilan sendiri. Berkhidmah dengan harta misalnya dengan menyumbangkan harta untuk pembangunan pesantren. Khidmah ketiga adalah khidmah bi du’a, yaitu khidmah dengan cara mendoakan guru. Ya, mendoakan guru juga bagian dari khidmah. Dalam kitab Al-Bayan fi Madzhabi al-Imam asy-Syafii karya Abi al-Husain Yahya Ibn Abi al-Khair Al-Yamani Al-Syafi disebutkan perkataan Imam Ahmad bin Hanbal, murid Imam Syafi’i. Imam Ahmad berkata, “Aku mendoakan Imam asy-Syafi’i dalam shalat selama empat puluh tahun. Aku berdoa, “Ya Allah ampunilah aku, kedua orang tuaku dan Muhammad bin Idris asy-Syafi’i”. Semoga Allah memudahkan kita berkhidmah kepada guru-guru kita. Allhumma amin.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS